Artikel Politik

14207136151953708832.jpg
Pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Jokowi-JK menunjukkan nomor urut saat acara pengundian dan penetapan nomor urut untuk pemilihan presiden Juli mendatang di kantor KPU, Jakarta Pusat, Minggu (1/6/2014). Pada pengundian ini, pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan nomor urut satu sedangkan Jokowi-JK nomor urut dua. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)



Satu momen dalam hajatan pilpres 2014 yang cukup menyedot perhatian rakyat adalah pidato capres-cawapres setelah mengambil nomor urut di kantor KPU. Rini Elrealvira menilai 3 menit pidato capres-cawapres mengungkap siapa sesungguhnya mereka, meliputi pola pikir, karakter, dan ide-idenya. Berdasarkan pidato 3 menit Prabowo, Rini Elrealvira menilai bahwa Prabowo menunjukkan sikap tegas, tidak basa-basi, tak curang dengan berkampanye, menghormati pilihan rakyat, menghormati rival politiknya, membanggakan koalisi dan cawapresnya, dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada orang lain. Sementara itu, melalui pidatonya, Jokowi menunjukkan sikap sebaliknya, yakni tidak menunjukkan penghargaan terhadap rival politik dan cawapresnya. Jokowi semakin buruk karena beberapa kali berbicara dengan JK ketika Prabowo sedang berpidato. Lanjut Rini, pidato 3 menit tidak dapat mengakomodasi niat pencitraan capres-cawapres. Opini ini mampu menarik perhatian sebanyak lebih dari 50.056 kali.

Dipost pada hari jum'at 30 oktober 2015
sumber http://www.kompasiana.com/kompasiana/14-artikel-politik-terpopuler-2014_54f3795d7455137d2b6c7698

Komentar

Postingan Populer